domenica 23 novembre 2014

Ternyata Istri CEO BB John Chen Lebih Suka Pakai Samsung

Ternyata, CEO BlackBerry John Chen bahkan tidak bisa meyakinkan istrinya untuk menggunakan BlackBerry Passport,  model flagship yang baru saja diluncurkan di Indonesia dengan harga yang luar biasa mahal itu (Rp9,6 juta).
Ternyata Istri CEO BB John Chen Lebih Suka Pakai Samsung
Dikutip dari dari Mailonline, Rabu (12/11/2014), ketika diwawancarai oleh The Financial Times, Chen mengakui bahwa ia sulit meyakinkan istrinya untuk beralih menggunakan BlackBerry. Istri Chen ternyata lebih suka memakai Samsung Galaxy.

“Memang ada beberapa acara yang kami hadiri dan istri saya membawa Samsung. Kemudian orang-orang melihat saya sambil senyum senyum,” kata Chen. “Akhirnya saya pun memintanya untuk menggunakan BlackBerry. ”Nggak, aku lebih suka ponsel Samsung Galaxy ku’ katanya. Saya katakan pada istri saya bahwa ia membuat saya malu,”  

Menurut Chen, istrinya memang sempat membaca beberapa reviewer di internet yang mengatakan bahwa BlackBerry Passport terasa tidak nyaman dipegang. “Saya katakan, memang awalnya susah, tapi begitu terbiasa perangkat tersebut sangat powerful,” katanya.

venerdì 21 novembre 2014

HTC Camera Eye Experience Hadir di Google Play Store

HTC memperkenalkan update-an terbaru yakni HTC Camera Eye Experience yang kini bisa diperoleh di Google Play Store.
HTC Camera Eye Experience Hadir di Google Play Store
Dikutip dari Ubergizmo, Rabu (12/11/2014), Smartphone besutan vendor Taiwan ini memperbarui segmen sistem dan aplikasinya. Pengguna kini dapat meng-update dari handset mereka, tanpa harus menunggu waktu yang panjang. 

Keunggulan yang dimiliki pada saat menginstal aplikasi ini adalah, handset pengguna tidak memerlukan update firmware dan operator sehingga tidak perlu melakukan update penuh.

Setelah memperbarui aplikasi kamera HTC, akan terlihat jelas perbedaan tampilan untuk aplikasi HTC Camera Eye Experience.

Dengan versi terbaru tersebut, maka aplikasi kamera upload HTC lebih menarik dan pengguna dapat mengambil keuntungan dari beberapa fitur baru untuk kamera belakang pada smartphoneini.

Selain itu, untuk daftar beberapa aplikasi di Google Play Store, menyatakan bahwa fitur Eye Experience bisa diperbarui, tergantung dari jenis dan model smartphone yang diinstal.

mercoledì 19 novembre 2014

Microsoft Surface Pro 3 Diklaim Mampu Gantikan Laptop

Popularitas tablet ternyata belum sepenuhnya menggantikan posisi laptop tapiMicrosoft Surface Pro 3 justru diklaim sebaliknya.
Microsoft Surface Pro 3 Diklaim Mampu Gantikan Laptop
Dikutip dari Koreatimes, Rabu (12/11/2014), banyak pemilik tablet masih menggunakan laptop tambahan untuk bisnis. Microsoft Surface Pro 3, yang dirilis pada Oktober lalu di Korea, menjawab hal ini.

Sebuah tes dilakukan, perangkat terbukti dinilai berhasil menggantikan laptop sebagai hardwarecanggih, layar dan perangkat. Meskipun begitu, harga perangkat tersebut masih agak tinggi dan memiliki bobot yang berat untuk tablet.

Kecanggihannya dianggap mampu mewakili laptop saat melakukan pekerjaan. Berbagai perbaikan dari perangkat pendahulunya telah dilakukan, keyboard cover mekanik dapat mempermudah saat melakukan aktivitas.

Cover tersebut memiliki backlight bawah keyboard, dan dapat digunakan bersamaan serta terpisah dari tablet.

Surface Pro 3 juga menggunakan Windows 8, sehingga kompatibel dengan hampir semua perangkat lunak yang dirancang untuk sistem operasi desktop Windows, termasuk Microsoft Office. 

Layar 12 inci memiliki definisi tinggi mendukung hingga resolusi 2,160x1,440 dengan dua kamera 5 MP terpasang pada bagian depan dan belakang perangkat. Pengguna dapat memilih dari i3, i5 dan i7 prosesor generasi keempat Intel, yang membantu baterai untuk bertahan hingga sembilan jam. Memori tersedia dalam 4 atau 8 GB dan rentang kapasitas penyimpanan solid-state drive64-512 GB.

Seperti diketahui, kehadiran tablet ini disambut hangat di beberapa negara. Bahkan beberapa di antaranya hingga kehabisan stok produk tersebut.

lunedì 17 novembre 2014

Xperia Z4 Akan Muncul Tahun Depan dengan 3 Varian

Tidak ada keraguan bagi Sony untuk memperkenalkan produk barunya untuk Xperia Zseries di 2015. Kemunkinan besar varian Xperia Z4 yang dirancang untuk pasar high end disiapkan untuk bertarung dengan Samsung Galaxy S6.
Xperia Z4 Akan Muncul Tahun Depan dengan 3 Varian
Nantinya akan ada tiga varian yang muncul di pasaran yaitu Xperia Z4, Z4 Compact serta Z4 Ultra. Dan untuk martphone Xperia Z4 akan mempunyai spesifikasi paling atas.

Seperti dilansir dari Softpedia, Kamis (13/11/2014), kabar yang beredar menyebutkan samartphone ini mempunyai layar 5,5 inci Quad HD 1440 x 2560 piksel dan RAM 4GB, meskipun ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Sony.

Kelebihan dari Xperia Z4 akan disematkan teknologi wireless charging untuk pengisian baterainya. Alasan disematkannya teknologi wireless charging ini, karena adanya keluhan pengguna Xperia Z series yang sebelumnya menggunakan microUSB yang mempunyai tutup tidak rapat, rentan masuk air meskipun telah mengantongi sertifikasi IP68.

Sedangkan untuk Xperia Z4 Ultra akan mempunyai layar 6,4 inci Quad HD. Sementara Xperia Z4 Compact memiliki layar 4,6 inci sudah beresolusi full HD.  Kabarnya akan menggunakan prosesor snapdragon 810 octa core 64-bit berkecepatan 2,8GHz.


Diharapkan smartphone mahal ini juga dilengkapi dengan fitur kamera utama 20,7 megapiksel dengan sensor Exmor CMOS RS. Tidak lupa didukung LTE Cat.6.

sabato 15 novembre 2014

Pakai Android Wear, Siap-siap Bikin Bingung Petugas Keamanan

Pengguna Android Wear, Apple Watch, FitBit dan wearable lainnya, akanmembuat bingung petugas keamanan airport.

Hal tersebut terkait dengan berbagai teknologi wearable yang ditanam pada jam tangan pintar dan pelacak aktivitas.  
Pakai Android Wear, Siap-siap Bikin Bingung Petugas Keamanan
Pasalnya Federal Aviation Administration (FAA) dan Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) belum menulis kebijakan resmi, seputar keamanan, keselamatan dan penggunaan teknologiwearable.

TSA mengatakan, bahwa lebih dari 1,75 juta orang melewati pos pemeriksaan keamanan setiap hari.

"Ada jutaan barang yang dapat dibawa seseorang melalui pos pemeriksaan, sehingga sulit untuk memberikan kebijakan atau instruksi pada satu bagian apakah itu telepon atau jenis perhiasan," kata juru bicara TSA, Ross Feinstein seperti dilansir dari Siliconvalleywatcher, Kamis (13/11/2014). 

Dia menambahkan, untuk kepentingan penumpang hendaknya tetap meletakkan barang-barang tersebut (Android Wear) melalui mesin X-ray untuk memverifikasi.

"Tujuan kami di sini, adalah untuk memastikan bahwa tidak ada barang terlarang pada penumpang atau di bagasi mereka ketika mereka mengakses ke bandara," jelas Feinstein.

Berdasarkan aturan saat ini, FAA mengklasifikasikan teknologi wearable sebagai perangkat Personal Electronic (PED). Didefinisikan sebagai bagian yang ringan, peralatan bertenaga listrik yang mampu berkomunikasi, pengolahan data dan atau utilitas. 

Contohnya adalah perangkat elektronik ringan seperti tablet, smartphone dan mainan elektronik. FAA tidak membedakan antara PED dan produk teknologi wearable, seperti jam tangan pintar. 

"Jika perangkat masuk kategori PED, maka aturan PED berlaku," kata seorang juru bicara FAA.

Tidak ada kebijakan khusus berdasarkan lokasi, penggunaan selama perjalanan. Jadi, buat pengguna Android Wear disarankan lebih berhati-hati terhadap jangkauan jaringan penggunaan perangkat Anda.

Sharp Pamerkan Layar IGZO dengan Resolusi Tinggi

Teknologi smartphone tak ada hentinya untuk berinovasi, salah satunya adalah layar dengan resolusi tinggi. Seperti yang dilakukan merek Sharp, dengan memamerkan layar IGZOterbarunya. 
Sharp Pamerkan Layar IGZO dengan Resolusi Tinggi
Layar tersebut memiliki ukuran yang sedang, 4,1 inci dengan resolusi Quad HD+ 1600 x 2560 piksel. Seakan tak mau kalah dengan Samsung dengan produknya Galaxy S5 yang masih memimpin dengan kerapatan 576ppi.

Bahkan terdengar kabar telah ada juga sebuah tablet dengan menggunakan layar 5,5 inci dengan resolusi 2160x4096. Menghasilkan kerapan piksel 842ppi, dilansir dari Phonearena, Kamis (13/11/2014).

Teknologi layar baru dari Sharp memberikn densitas piksel tidak kurang dari 736ppi. Kerapatan yang dimiliki Sharp dengan layar terbaru, jauh lebih tinggi dibandingkan layar beresolusi quad HD lainnya di pasaran.

Rencana Sharp untuk mengeluarkan produk layar terbarunya masih terbilang lama. Kabarnya mereka akan mulai produksi massal pada 2016. Kita lihat saja, apakah sebelum mereka meluncur akan ada produk canggih dari lagi dari produsen lain.

Desain LG G3 Berubah

Setelah mendapat pembaruan Android 5.0 Lollipop akhir pekan kemarin, kini flagship smartphone LG G3 mengalami perubahan desain eksterior.
Desain LG G3 Berubah
Dikutip dari Ubergizmo, Kamis (13/11/2014), bodi LG G3 semakin menarik dengan warna Blue Steel (baja biru). Ponsle ini memiliki layar 5,5 inci Quad HD resolusi (2560x1440), disertai kamera belakang 13MP dengan laser autofocus.

Selain perubahan eksterior, Blue Steel LG G3 sekilas agak mirip dengan flagship reguler yang pertama diluncurkan LG pada awal Juni 2014 lalu.

Ponsel pintar besutan Korsel ini mengoperasikan sistem Android 4.4.2, tersemat prosesor mumpuni, yakni Qualcomm Quad-core Snapdragon 801 4-core 2.5GHz, RAM 2GB.

Model prosesor yang digunakan adalah MSM8974AC, memori microSD 128GB dengan maksimun total memori 160GB, serta kapasitas baterai 3.000 mAh membuat daya tahan pemakaian cukup lama.

Untuk ketersediannya, pengguna bisa mendapatkannya di tiga operator besar seperti Verizon, AT&T, dan Sprint. Versi terbaru LG G3 ini dibanderol USD680 atau sekitar Rp8,3 juta sesuai kontrak dengan perusahaan.